10 Tips Memilih Asuransi Kendaraan Bermotor Syariah

10 Tips Memilih Asuransi Kendaraan Bermotor Syariah!

Motor memang menjadi salah satu kendaraan yang sangat digemari saat ini. Bagaimana tidak? Dalam kondisi kemacetan yang luar biasa, motor bisa menjadi solusi. Selain bentuknya yang ramping dan mudah dibawa kemana saja, harganya juga jauh lebih terjangkau daripada mobil.

Dengan peningkatan demand motor dari tahun ke tahun, satu hal yang tentu ikut mengalami peningkatan adalah produk perlindungannya. Hal tersebut dikarenakan adanya risiko kecelakaan lalu lintas, bencana alam, kebakaran, kerusakan, hingga kerusuhan yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Secara umum asuransi motor terbagi menjadi asuransi motor konvensional dan asuransi kendaraan bermotor syariah. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan memusatkan pembahasan pada asuransi kendaraan bermotor syariah. Perbedaan keduanya terletak pada prinsipnya. Melihat prinsip asuransi syariah yang didasarkan pada hukum Islam, maka tentu penempatan dan alokasi dana tabarru’ pun tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama Islam. Jadi, dalam memilih asuransi syariah pun kita disarankan untuk memperhatikan 2 tips utama berikut ini.

Dapatkan promo asuransi kendaraan bermotor syariah dan diskon besar bulan ini, KLIK DISINI

asuransi kendaraan bermotor syariah

Tips Memilih dan Produk Asuransi Kendaraan Bermotor Syariah 

  • Memastikan penggunaan dana tabarru’ sesuai dengan syariat

Tips pertama adalah Anda perlu memastikan dana tabarru’ sebagai uang yang dikumpulkan akan dimanfaatkan berdasarkan prinsip tolong-menolong atau sharing risk. Jika asuransi konvensional menggunakan prinsip transaksi jual beli, di mana kedua pihak (perusahaan asuransi dan nasabah) mengharap untung, maka asuransi kendaraan bermotor syariah menjalankan prinsip tolong-menolong atau ta’awuni. Imbalannya, pengelola dana nasabah atau tabarru’ alias pihak perusahaan asuransi akan mendapat ujrah  atau upah jasa.

  • Memastikan perusahaan penyedia produk asuransi syariah diawasi oleh DPS

Tips kedua yaitu memastikan perusahaan penyedia produk asuransi syariah tersebut diawasi oleh DPS. Adapun Dewan Pengawas Syariah atau DPS adalah instansi resmi yang mengawasi lembaga keuangan syariah, termasuk perusahaan penyedia produk asuransi mobil yang berbasiskan hukum Islam. Asuransi memang penting untuk Anda miliki. Selain asuransi untuk kendaraan Anda, asuransi kesehatan tidak kalah pentingnya.

Kesadaran Anda akan pentingnya melindungi kendaraan bermotor dan diri Anda sendiri dengan asuransi, baik asuransi kendaraan bermotor syariah maupun konvensional, tak lepas dari kekhawatiran terjadinya risiko kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan nyawa juga kendaraan bermotor Anda. Namun, banyaknya pilihan perusahaan asuransi serta produk yang ditawarkan dapat menimbulkan kebingungan dalam memilih asuransi kendaraan bermotor terbaik untuk mobil Anda. Berikut ini hal-hal yang patut untuk Anda pahami sebelum memilih asuransi kendaraan syariah. 

  • Jenis Perlindungan yang Dibutuhkan 

Di asuransi kendaraan syariah, ada dua jenis perlindungan yaitu All Risk dan Total Loss Only (TLO). Asuransi TLO memberikan perlindungan saat motor mengalami kerusakan sebesar lebih dari 75%, kehilangan akibat pencurian maupun perampasan. Sementara All Risk memberikan perlindungan menyeluruh, baik kerusakan ringan, berat, maupun risiko kehilangan. 

Kedua jenis perlindungan tersebut biasanya memiliki perluasan perlindungan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, jika lokasi rumah Anda sering mengalami bencana banjir, maka penting untuk menambah perlindungan terhadap risiko tersebut. Jenis-jenis perluasan perlindungan patut menjadi faktor penentu dalam memilih perusahaan asuransi. Pastikan perlindungan yang disediakan oleh perusahaan asuransi kendaraan bermotor syariah yang Anda pilih sesuai untuk kebutuhan Anda. 

  • Penghitungan Premi Asuransi Kendaraan

Ada tiga faktor yang mempengaruhi besaran premi yang harus dibayarkan oleh nasabah, yakni jenis perlindungan, tipe dan usia kendaraan, serta kategori wilayah lokasi kendaraan beroperasi sesuai ketetapan Otoritas Jasa Keuangan. Kendaraan yang berumur lebih dari lima tahun biasanya memiliki besaran premi yang lebih tinggi, dikarenakan adanya loading fee. Semakin tua usia motor, maka semakin tinggi juga premi asuransi atas motor tersebut. 

Begitu pula dengan wilayah lokasi kendaraan beroperasi. Otoritas Jasa Keuangan membagi wilayah menjadi tiga bagian; Wilayah 1 meliputi Sumatera dan Kepulauan sekitarnya, Wilayah 2 meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, serta Wilayah 3 yaitu selain Wilayah 1 dan 2. Pembagian wilayah inilah yang juga akan memengaruhi besaran premi asuransi kendaraan bermotor syariah.

  • Reputasi Perusahaan Asuransi 

Dengan kehadiran berbagai produk asuransi syariah kendaraan bermotor yang menawarkan pelayanan serta premi yang berbeda-beda, reputasi perusahaan asuransi penting untuk Anda ketahui dan perbandingkan. Reputasi tersebut dapat diketahui dari Risk Based Capital, rasio likuiditas, dana jaminan, dan faktor-faktor lainnya terkait kemampuan keuangan perusahaan dan kualitas layanan yang diberikan. Yang tak kalah penting, pastikan perusahaan asuransi tersebut terdaftar di Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) dan Otoritas Jasa Keuangan. 

Dengan jaringan di delapan lokasi kantor, produk dan layanan Chubb Syariah dipasarkan melalui berbagai saluran distribusi, termasuk Institusi Keuangan seperti Perusahaan Perbankan Syariah, Perusahaan Pembiayaan Syariah (Leasing Companies), serta saluran distribusi lainnya seperti Perusahaan Pialang Asuransi, Agen, dan juga melalui Penjualan Langsung. 

  • Bengkel Rekanan Perusahaan Asuransi 

Dalam memilih perusahaan asuransi kendaraan bermotor syariah, daftar bengkel rekanan yang bekerja sama dengan perusahaan tersebut juga penting untuk Anda ketahui. Bengkel inilah yang akan melakukan pemeliharaan serta perbaikan saat terjadi kerusakan terhadap mobil Anda. Beberapa pertanyaan yang perlu Anda pertimbangkan, antara lain apakah terdapat bengkel rekanan yang berlokasi dekat dengan rumah Anda? Bagaimana kinerja dan pelayanan bengkel rekanan tersebut? Apakah suku cadang yang dijual oleh bengkel rekanan tersebut terjamin originalitasnya 

  • Mengetahui Hak dan Kewajiban 

Faktor yang tak kalah penting adalah untuk mengetahui hak dan kewajiban Anda sebagai nasabah. Ketahui secara jelas tentang klaim atau syarat dan ketentuan risiko yang menjadi pertanggungan, karena setiap perusahaan asuransi mobil syariah memiliki ketentuan yang berbeda-beda. 

Asuransi kendaraan bermotor syariah kini makin populer di kalangan masyarakat terutama bagi masyarakat yang ingin menerapkan nilai-nilai hukum Islam di setiap aspek kehidupannya. Asuransi dengan sistem syariah memang memiliki beberapa perbedaan dengan asuransi konvensional. Seperti misalnya diterapkannya sistem bagi hasil dan juga premi yang dibayarkan menjadi milik nasabah seutuhnya tanpa dipotong ini itu oleh perusahaan asuransi. 

Tidak heran makin banyak orang yang ingin memilih asuransi kendaraan bermotor syariah dengan sistem syariah karena bisa ikut serta dalam memberikan perlindungan pada kendaraannya dengan sistem yang sesuai dengan ajaran agama. Agar asuransi Anda maksimal, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa diperhatikan dalam memilih asuransi kendaraan syariah.

  • Asuransi sudah terawasi oleh DPS

DPS atau Dewan Pengawas Syariah adalah badan resmi yang melakukan pengawasan pada lembaga-lembaga keuangan yang menerapkan sistem syariah termasuk asuransi kendaraan. Memilih asuransi yang sudah diawasi oleh badan resmi yang memiliki kapabilitas untuk hal tersebut tentunya akan membuat Anda merasa lebih aman dalam mendapatkan fasilitas perlindungan asuransi syariah yang lebih maksimal.

  • Jenis perlindungan asuransi kendaraan

Pada umumnya, ada dua jenis asuransi kendaraan bermotor syariah yang tersedia yaitu asuransi TLO atau Total Loss Only, dan asuransi All Risk. TLO adalah perlindungan untuk kerusakan kendaraan dengan tingkat lebih dari 75% dan juga kehilangan baik perampasan atau pencurian. Sedangkan All Risk adalah tanggungan asuransi yang lebih menyeluruh bahkan kerusakan kecil sekalipun. Mana yang paling pas dengan kondisi dan resiko Anda. Misalnya Anda tinggal di daerah yang rawan bencana alam maka bisa memilih All Risk.

  • Hak dan kewajiban nasabah asuransi

Masing-masing perusahaan asuransi syariah punya ketentuan dan juga keuntungan yang berbeda-beda. Maka dari itu baca dengan teliti polis yang akan Anda beli sesuai dengan premi yang dipilih untuk memaksimalkan perlindungan terhadap kendaraan sesuai dengan tingkat risiko dan juga lingkungan Anda. Asuransi berbasis syariah bisa jadi perlindungan yang menguntungkan apabila pemilik polis paham benar dengan hak dan kewajiban yang berkaitan dengan perusahaan asuransi yang dipilih.

Pilihlah Asuransi Kendaraan Bermotor Syariah Yang Tepat, Terpercaya, dan Berkualitas !

Sepeda motor semakin populer saat ini karena harganya yang terjangkau dan kenyamanannya di tengah kemacetan lalu lintas. Dengan meningkatnya permintaan, asuransi sepeda motor, terutama asuransi yang sesuai syariah, menjadi penting untuk melindungi dari kecelakaan, bencana alam, dan risiko lainnya. Ada dua jenis asuransi sepeda motor: konvensional dan syariah, yang berbeda prinsipnya. Asuransi syariah berfokus pada saling membantu daripada mencari keuntungan.

Saat memilih asuransi bermotor syariah, pertimbangkan dua kiat utama: pertama, pastikan dana digunakan sesuai dengan prinsip syariah tentang saling membantu; kedua, pastikan perusahaan asuransi diawasi oleh Badan Pengawas Syariah (DPS). Memahami jenis pertanggungan—Total Loss Only (TLO) dan All Risk—juga penting. TLO mencakup kerusakan parah atau pencurian, sedangkan All Risk mencakup semua jenis kerusakan.

Faktor-faktor yang memengaruhi premi asuransi meliputi jenis pertanggungan, usia kendaraan, dan area operasi. Teliti reputasi perusahaan asuransi dan bengkel mitra mereka untuk perbaikan. Terakhir, ketahui hak dan kewajiban Anda sebagai pemegang polis untuk memaksimalkan perlindungan Anda.

Dapatkan promo asuransi kendaraan bermotor syariah dan diskon besar bulan ini, KLIK DISINI